Karena Setiap Kata Adalah Doa
Karena Setiap Kata Adalah Doa

28 September, 2006

just 3 'bout me

Dapet PR ni dari Ummunya Zydan. Kali ini tentang "just 3 'bout me". Mumpung lagi nggak banyak kerjaan, aku kerjakan aja. Soalnya nih PR dah lumayan lama. Maaf ya Mbak...baru sempat nulisnya.

just 3 for now
Kondisi fisik...
Merasa sehat sih, tapi ada sedikit masalah dengan perut. Nggak tahu nih dari selesai makan sahur tadi pagi, kayaknya ada sesuatu yang bikin "eneg". Doain ya, semoga lancar sampai maghrib nanti

Perasaan...
Lagi kangen banget ama keponakanku yang Sabtu kemarin aku antar ke Semarang. Maklum dari lahir sampai usia 3 bulan, tinggal di Bojonegoro. Hhhmmm...lagi apa ya dia? Apalagi tadi pagi sempat melihat kaos kaki mungilnya di jemuran. Hiks jadi pengen ke Semarang lagi.

Kegiatan yg baru aja dilakukan...
Meeting dengan orang2 HRD dan Produksi.

just 3 'bout my hijrah
Tahun...
Tahun berapa ya?? Sekitar 1999an kali...ato 2000?? Ya segituanlah.

Cerita singkat...
Hampir sama kayak Mbak Ida. Sebenarnya sudah lama pengen hijrah, tapi takut blm bisa istiqomah. Awalnya musiman, jadi kadang pakai kadang nggak. Tapi alhamdulillah, akhirnya bisa juga nggak buka tutup lagi :)

Kesan...
Alhamdulilah merasa lebih tenang. Rasanya terlepas sudah beban di hati. Soalnya tahu klo hukumnya wajib, cuma akunya aja yang rada-rada bandel.

just 3 "bout my school
Pendidikan terakhir...
D3 Akuntansi Politeknik Negeri Malang (d/h Politeknik Universitas Brawijaya Malang)

Rencana pendidikan selanjutnya...
Ada niatan nerusin ke program D4. Kemarin sih sudah sempat dikontak ama dosen2 waktu kuliah dulu, klo Poltek sekarang membuka program D4. tapi sayangnya nggak ada program khusus. Jadi tetep aja kuliah full dari jam 7 pagi sampai jam 13, dari Senin sampai Sabtu. Artinya, kuliahnya ga bisa disambi kerja :((

Sudahkah sesuai dengan cita-cita...?
Sebenarnya belum sih kalau dikatakan sesuai cita2. Aku lebih suka terjun di dunia pendidikan. Tapi bukan alasan kan untuk tidak bersyukur dengan apa yang aku jalani sekarang.

just 3 'bout my job
Pekerjaan sekarang...
Accounting di wooden house exporter

Senang dengan pekerjaan sekarang...?
Sometimes merasa boring, karena yg dihadapi itu2 ajah. Pengen sesuatu yang baru.

Ambisi dalam karir...
Apaan ya?? Kalau kerja di perusahaan sih nggak terlalu, karena dari awal aku lebih suka punya usaha sendiri. Jadi kalau masalah karir...ibu rumah tangga aja kali ya

just 3 women I wanna pass it on
Udah pada dapat semua kayaknya :)

Posted by Ida Latifa Hanum :: 11:03 :: 5 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------

22 September, 2006

Mohon Maaf Lahir Batin

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Ramadhan sudah akan menjelang
Pintu segala pahala akan segera dibuka

Banyak kata sudah diucapkan dan dilontarkan
tak semua menyejukkan

Banyak perilaku yang sudah dibuat dan diciptakan
tak semua menyenangkan,

saatnya istirahat dalam "perjalanan dunia"
saatnya membersihkan jiwa yang berjelaga,
saatnya menikmati indahnya kemurahanNya
saatnya memahami makna pensucian

Saatnya hati lebih dibersihkan lagi
Saatnya amal shalih lebih dilipatgandakan lagi
Saatnya ibadah lebih dikhusyu'kan lagi
Agar Ar-Ra'yan menyambut senang
Agar Allah SWT semakin sayang


Selamat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Mohon ma’af lahir dan bathin untuk segala kesalahan dan kekhilafan.

(Makasih ya Dek E-Mail-nya. Apa kabar Yogyakarta??)

Posted by Ida Latifa Hanum :: 11:58 :: 2 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------

08 September, 2006

Internet oh Internet


Pagi itu baru saja mengeluarkan motor dari pintu pagar rumah, tergopoh-gopoh Bapak tetangga sebelah datang menghampiriku. "Mbak..Mbak.." panggilnya, seakan takut aku keburu berangkat kerja. "Iya Pak, ada apa", tanyaku heran, kok tumben manggil aku, biasanya kalau ada perlu, pasti dengan ortu. "Mbak, Internet itu apa ya?" tanyanya. Sepertinya pertanyaan pada orang yang tepat, karena orang yang ditanyai ini setiap hari tidak lepas dengan teknologi komputer dan komunikasi yang satu ini. Tapi gimana jawabnya ya?? Katanya Blogger tapi giliran ditanya, ga bisa menjawab. Huuuhh...malu-maluin...

Hhhmmm...masak sih harus aku jelaskan devinisinya?? Jika harus menjelaskan tentang konsep dasar internet, bagaimana informasi disimpan di internet, bagaimana berkomunikasi dengan pemakai lain, serta bagaimana mencari informasi dengan cepat dan efektif, pastilah sulit memahaminya, lha wong aku juga ga paham-paham amat dengan bahasa seputar World Wide Web ini, bagiku yang penting bisa pakai itu aja. Belum lagi aku menjawab, beliau menambahi lagi "Itu ya Mbak, computer yang pakai telepon itu ya?" Nah lho, tambah mumet lagi nih. "Iya Pak, untuk bisa memakainya, kita memang perlu jaringan telepon" jawabku.

Daripada berbelit-belit, dan aku tambah pusing, akhirnya aku tanya ke beliau, kenapa menanyakan internet. Selidik punya selidik, ternyata saudara Bapak ini diterima di sebuat Instansi Pemerintah, tapi pengumumannya di sampaikan melalui web (apalagi nih) Departemen terkait.

Saya khawatir Mbak, Internet itu menipu..." tambahnya lagi "Katanya banyak berita bohong ya di Internet". Walah...tuink...tuink...ayo dong bantu gimana nih jelasinnya. "Internet itu seperti koran tapi di komputer gitu ta Mbak?" "Terus yang menulis isinya siapa, kalau nanti dia menipu, bisa nggak kita menuntut, terus kita harus ke mana mendatanginya.." Gubrakkk...banyak banget rentetannya, dalam hatiku.

"Sebelumnya diberitahukan nggak Pak kalau hasil seleksinya diumumkan melaui internet?". "Memangnya saudara Bapak diterima di Departemen apa?" "Insya Allah kalau dari Departemen pemerintahan bisa dipertanggungjawabkan" jawabku untuk meredam kegalauan beliau.

"Terus, bukti kalau saudara saya diterima apa Mbak, sudah jauh-jauh datang ke Jakarta, ternyata itu hanya penipuan, kan tidak punya bukti, bisa jadi nama saudara saya sudah dihapus dari Internet"? tanyanya tetap antusias. "Insya Allah itu resmi kok Pak, ditindak lanjuti aja". kucoba mengakhiri pembicaraan, karena sudah terlambat berangkat kerja. Bukan tanpa alasan sih, karena memang dalam penerimaan PNS tahun ini, Pemerintah memanfaatkan teknologi Internet, mulai dari pengumuman pendaftaran sampai hasil akhir. Dan beberapa temanku kebetulan juga diterima.

Semoga saja aku tidak salah meyakinkan beliau. Nah kalau sudah seperti ini, perlu nggak sih sosialisasi tentang internet kepada masyarakat?? Aku yakin Bapak sebelah rumah ini hanyalah satu dari sekian banyak orang yang belum mengerti, apa sih sebenarnya internet. Tapi yang pasti aku masih punya PR kalau ketemu beliau lagi. Walah...Internet oh Internet...

Posted by Ida Latifa Hanum :: 13:24 :: 6 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------