Karena Setiap Kata Adalah Doa
Karena Setiap Kata Adalah Doa

23 January, 2007

SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1428H

Assalamu'alaikum.wr.wb Semuanya....
Apa kabar? Maaf ya, udah sekitar 1 bulan in ga meng-update Blog. Beberapa minggu terakhir banyakkkkk banget yang harus diselesaikan (sok2 sibuk :D). Bagaimana dengan tahun barunya? Pastilah setumpuk rencana ke depan telah dipersiapkan.

Tapi yang penting dari semua itu adalah pembinaan diri, sehingga apa yang telah kita persiapkan tidak berakhir dengan angan-angan. Allah telah memberikan kita sejumlah sarana tarbiyah kepada dirinya untuk membentuk kepribadian Islami yang sempurna di seluruh isinya; ilmiah, iman, akhlaq, sosial dsb. Atau dengan kata lain memalui Tarbiyah Dzatiyah (pembinaan) seseorang terhadap dirinya sendiri dengan dirinya sendiri.

Ada beberapa hal yang menyebabkan ke-urgensi-an Tarbiyah Dzatiyah.

1.Menjaga diri mesti didulukan daripada menjaga orang lain
"hai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu" (At-Thahrim:6)

2.Jika anda tidak mentarbiyah (membina) diri anda, siapa yang mentarbiyah anda?
Jika seseorang tidak mentarbiyah dirina sendiri, hari dan umur terus bergulir, sedang ia gagal mengetahui titik lemah dirinya. Akibatnya, ia merugi pada saat kematian menjemputnya. Allah Ta’ala berfirman, "Ingatlah hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kalian pada hari pengumpulan (untuk dihisab)"(At-Taghabun:9)

3.Hisab Kelak Bersifat Individual.
"Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri." (Maryam:9)
Rasulallah SAW bersabda: "Setiap orang dari kalian pasti akan diajak bicara Tuhannya, tanpa penterjemah antara dirinya dengan-Nya" (Muttafaq Alaih)
Barang siapa mentarbiyah dirinya, Insya Allah hisabnya diringankan dan ia selamat dari siksa dengan rahmad Allah Ta'ala

4.Tarbiyah Dzatiyah itu lebih mampu mengadakan perubahan
Seseorang harus melakukan Tarbiyah Dzatiyah, karena ia lebih tahu akan dirinya dan rahasianya. Jika ia menginginkan pembinaan dirinya, ia juga lebih mampu mengendalikan dirinya menuju manhaj tertentu, perilaku utama, dan gerakan yang bermanfaat.

5.Tarbiyah Dzatiyah adalah sarana Tsabat (Tegar) dan Istiqomah
Perumpamaan Tarbiyah Dzatiyah adalah seperti pohon, yang jika akar-akarnya menancap kuat di bumi maka pohon tersebut tetap kokoh kendati terkena angin dan badai

6.Sarana Dakwah yang paling kuat
Individu yang melakukan Tarbiyah Dzatiyah menjadi qudwah (panutan) yang baik dan teladan istimewa di aspek iman, ilmu, akhlaqnya jadi bukan dibentuk dengan banyak khutbah dan ceramah saja.

7.Cara yang benar memperbaiki realitas yang ada.
Dimulai dengan Tarbiyah Dzatiyah yang dilakukan setiap orang dengan dirinya, dengan maksimal, syumul (universal) dan seimbang. Jika setiap individu baik, baik pula keluarga dengan izin Allah Ta'ala. Lalu dengan sendirinya masyarakat menjadi baik.

8.Karena Keistimewaan Tarbiyah Dzatiyah
Pada akhirnya urgensi Tarbiyah lainnya ialah mudah diaplikasikan, sarana-saranya banyak, dan ada terus pada orang muslim di setiap waktu kondisi dan tempat.

Hhhm...jadi seperti kata Ustadz Aa' Gym...mulai dari diri sendiri, dari yang kecil, dan dari sekarang. Siapkan kita untuk menjadi yang lebih baik? Dan tak lupa, selamat Tahun Baru Islam 1428H ya...semoga tercapai segala yang telah diimpikan.(sebuah nasehat untuk diri sendiri)

Sumber: Tarbiyah Dzatiyah, Abdullah bin Abdul Aziz Al-Aidah.

Posted by Ida Latifa Hanum :: 10:59 :: 2 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------