Karena Setiap Kata Adalah Doa
Karena Setiap Kata Adalah Doa

23 February, 2008

Be My Sun Shine

Hari ini, hanya ada kita... kau, aku dan detik-detik melaju waktu. Kau bercengkrama bersamaku, di keheningan malam paling sempurna. Disaksi cahaya bulan di atas pucuk-pucuk cemara diselimuti rintikku yang ingin luluh mendekapmu.

Hari ini, ketika hanya ada kita...kau, aku dan detik-detik memacu waktu. Yang tampak adalah senyummu. Senyum yang paling indah yang pernah dilihat dunia. Dan dunia takkan pernah melihatmu. Aku pun tidak.

Tapi hari ini, ingatlah akan ucapku... kau datang dari cinta..... dan kau pergi untuk cinta
Maka berjanjilah, untuk kembali kepadaku lagi suatu hari nanti di satu pagi. Dan jadilah matahari.

Posted by Ida Latifa Hanum :: 08:14 :: 5 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------

18 February, 2008

KEKASIH HATI...

Apa kabarmu wahai yang akan menjadi bagian dalam hidupku..
Masihkah kau setia menungguku.. .?
Tak perlu kau bosan, tak perlu kau sedu sedan
Jadikanlah semua itu istimewa di hatimu
Karena yang kau tunggu adalah aku, sang kekasih dunia akhiratmu
Percayalah padaku..segalanya akan berakhir dengan indah
Jangan berputus asa menanti hadirku
Karena saat semua itu terwujud, aku adalah bagian dari kisah indah cerita hidupmu

Jadikanlah penantianmu tidak sia-sia,
Dengan selalu mendekatkan diri kepada-Nya
Saat ini aku belum hadir di hadapanmu
Tapi percayalah…saat Allah telah memampukanku, aku akan datang,

pada saat yang tidak pernah engkau bayangkan
Bukan aku menunda, bukan aku tak merindu dan
Bukan pula aku tidak ingin segera bertemu denganmu
Namun ketahuilah...ada banyak hal yang harus aku perbaiki dalam diriku

Hingga saatnya mutiara itu berhasil aku persembahkan untukmu
Semoga dengan menjaga mutiara itu
Tak akan memberatkan pertanggungjawabmu atas diriku kepada-Nya
Itu semua karena aku begitu mengasihimu.


Kekasih hatiku,
Di mana pun engkau janganlah gundah, janganlah gelisah
Aku mengerti memahami apa yang kau rasakan saat ini
Kerinduan yang mendalam
Percayalah…aku pun rindu akan hadirmu

Jangan bersedih, hapus air matamu, enyahkan keraguan di dalam hatimu
Pasrahkan dalam sujud panjang tahajjud di malam-malammu
Percayalah, takdir Allah lah sebaik-baiknya tempat kembali
Dan suatu saat, takdir itu pula yang akan Allah hadiahkan kepada kita

Kekasih pujaanku,
Lelahkah menunggu hadirku?
Ku mohon, bertahankah demi aku
Aku akan segera datang, dan pada saatnya sambutlah aku dengan segala ikhlas di hatimu
Karena, jika sampai detik ini aku masih bertahan..
itu semua karena Allah menjanjikan saatnya pertemuan indah itu

Posted by Ida Latifa Hanum :: 07:04 :: 3 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------
Thanks Allah

Hari ini...


Sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik kepada orang lain,

Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali


Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan

Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.


Sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa

Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.


Sebelum kita mengeluh tentang suami atau istri

Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup


Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak,

Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi tidak bisa.


Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya,

Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan


Dan disaat kita lelah dan mengeluh tentang pekerjaan,

Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang yang memiliki keterbatasan yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita


Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorang pun yang tidak berdosa...


Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan

Tetaplah tersenyum dan berterima kasih kepada Allah bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk hidup


Life is a gift

Live it.....

Enjoy it.....

Celebrate it.....

And fulfill it

Posted by Ida Latifa Hanum :: 07:03 :: 0 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------
Unlimited Love

Kadang aku iri melihat orang -orang disekelilingku,di sayangi oleh seseorang. Apalagi dibulan Februari. Di mana-mana nuansa Valentine. Aku memang ingin langsung menikah. tapi sebagai manusia kadang timbul juga perasaan ingin diperhatikan secara istimewa. Aku tidak pernah tahu rasanya candle light dinner. Pun tidak pernah Menerima bunga mawar merah. Tidak ada yang menawarkan jaketnya saat aku menggigil kedinginan atau berpegangan tangan sambil melihat hujan meteor. Yah ,mungkin aku bisa merasakan sekilas hal-hal itu kalau aku sudah menikah. Mungkin, mudah-mudahan. Tapi sampai saatnya tiba,bagaimana caranya supaya tetap bersih hati? Lalu aku pun tersadar tiga kata cinta yang aku rindukan itu sudah sering aku dengar. Orang tua aku selalu mengucapkannya. Memanggil aku dengan akung? betapapun aku telah menyusahkan dan sering menyakiti mereka.Mungkin mereka bahkan memanggil aku seperti itu sejak aku sebelum dilahirkan. Padahal belum tentu aku jadi anak yang bisa melapangkan mereka ke surga. Belum tentu bisa jadi kebanggaan. Jangan-jangan hanya jadi beban.... Tatapan cinta itu juga sering aku terima. Dari ibu yang bergadang menjagaku yang tengah demam.... Dari ayah menahan keinginannya, agar bisa membeli makanan untuk aku. Dari teman yang beriring-iring menjenguk aku ketika dirawat dirumah sakit. Dari saudara yang memeluk aku ketika bersedih. Dari sepupu yang berbagi makanan padahal ia juga lapar.. Dari Orang tua teman yang bersedia mengantar aku pulang larut malam.Betapa seringnya kita tidak menyadari. Tidak hanya dari mahluk hidup.Kasih dari ciptaan Allah lainnya juga melimpah. Matahari yang menyinari dengan hangat. Udara dengan tekanan yang pas. Sampai dari hal yang mungkin selama ini tidak terpikirkan Aku pernah membaca tentang planet Jupiter. Sebagai planet terbesar di tata surya kita, Jupiter yang gravitasinya amat tinggi, seakan menarik Bumi agar tidak tersedot kearah matahari. Benda-benda langit yang akan menghantam Bumi juga ditarik oleh Jupiter. Di atas segalanya, tentu saja ada cinta Allah yang amat melimpah. Duh.... Begitu banyaknya berbuat Dosa, Allah masih berbaik hati membiarkan aku hidup.... Masih membiarkan aku bersujud walau banyak tiada khusyu’. Padahal kalau Dia mau, mungkin aku pantas-pantas saja langsung dilemparkan ke neraka Jahannam. Coba, mana ada sich kebutuhanku tidak Allah penuhi. Makanan selalu ada. Aku bisa menikmati sekolah, pekerjaan. Anggota tubuh yang sempurna. Diberi kesehatan. Diberi kehidupan. Apalagi yang kurang? tapi tetap saja, berbuat maksiat, dosa.... Malu.... Tentu ada ujian dan kerikil di sepanjang kehidupan ini . Tapi bukankah itu bagian dari kasihNya juga? Bagaimana kita bisa merasakan kenikmatan jika tidak pernah tahu rasanya kepedihan? Buat saudaraku yang diuji Allah dengan cobaan, yakinlah bahwa cara itu Allah mencintai kita. Pasti ada hikmahnya. Pasti! Jadi, selama ini ternyata kita bukan kekurangan cinta. Kita saja yang tidak pernah menyadarinya. Bahkan tenggelam dalam lautan cinta yang begitu murni. Sekarang pertanyaannya, apa yang telah kita lakukan untuk membalasnya? kalau aku,(malu nich.... ) sepertinya masih sering menyakiti orang lain. sadar ataupun tidak sadar. Kalaupun tidak sampai menyakiti, rasanya masih sering tidak peduli dengan orang lain. Apalagi pada Allah... Begitu besarnya cinta Allah pada aku dan aku masih sering menyalahgunakannya, Mata tidak digunakan semestinya.... Lisan kejam dan menyayat-nyayat.... Waktu yang terbuang sia-sia Kalau sudah seperti ini,rasanya iri pada semua hal-hal yang berbau pacaran pra nikah, hilang sudah. Minimal, berkurang drastislah. Siapa bilang aku tidak dicintai? memang tidak ada yang mengantar-antar aku kemana-mana, tapi Allah mengawal aku disetiap langkah. Tidak ada candle light dinner, tapi ada sebuah keluarga hangat menemani aku setiap makan malam. Tidak ada surat cinta, tapi bukankah Allah telah memberikan surat cinta melalui firman-firmaNya. Bukankah Allah selalu memastikan kebutuhanku terpenuhi? Bukankah itu juga cinta? Entah cinta yang resmi itu akan datang di dunia atau tidak. Tapi ingin rasanya membalas semua cinta yang Allah ridhoi. Jangan sampai ada cinta halal yang tak terbalas.... Wassalaamu'alaikum wr wb Original Title, Cinta tak terbatas, Original writer, unknown

Posted by Ida Latifa Hanum :: 06:48 :: 1 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------

07 February, 2008

Aku Di Sini

Tak perlu kau rindukan sejuta bintang yang bertaburan di angkasa raya

Untuk menemani malam-malammu yang sepi sendiri
Karena aku selalu setia disini menemani



Tak perlu kau mencari sejuta sahabat
Untuk memberikan senyumnya,

Menyiapkan pundaknya, untukmu menumpahkan air mata
Cukuplah aku sebagai alasan bahagia itu
Yang akan menghadirkan canda di sela sedih yang menyelimuti hatimu

Di saat segala gundah, lelah dan kacau hatimu tak lagi terkendali

Dan kau merasa terbuang,

Merasa segalanya tak berpihak kepadamu

Usah kau simpan sendiri, menangislah
Karena aku ada disini, hingga tak lagi kau rasa sunyi

Saat semua cintamu seolah pergi dan tak mungkin kembali
Jangan kau tangisi lagi

Aku ada di sini,

menjelma bagai pelangi

Hingga hujan air mata seolah tak pernah membasahi indah dua matamu



Aku berjanji, tak ada sedikitpun ragu untukku tetap di sini

Karena hanya satu yang aku ingin, bahagia untukmu

Kamu, Iya kamu

Labels:


Posted by Ida Latifa Hanum :: 11:22 :: 0 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------
Inilah aku...Bagaimana denganmu?

Pada dasarnya setiap manusia memiliki watak dasar. Teori yang di dasarkan pada penemuan Hippocrates pada tahun 400 SM, menyebutkan setidaknya ada 4 dasar sifat manusia, beserta dengan perpaduannya. Tentulah banyak hal-hal menarik di balik sifat-sifat manusia ini.


Aku sendiri, jauh sebelum tertarik secara teoritis mengenali kepribadianku yang sebenarnya, sudah merasakan bahwa sifat-sifatku cenderung melankolis. Hal itu aku sadari baik dari cara aku bersikap ataupun bagaimana dalam menghadapi permasalahan yang ada. Pernah aku mengikuti sebuah pelatihan “How to Sales your Self”. Dari bebarapa quesoiner yang diberikan, grafik membuktikan bahwa aku memang benar-benar ada di zone ini.Atau lebih tepatnya melankolis berpadu dengan phlegmatis. Dan untuk menyeimbangkan itu semua, aku membutuhkan seseorang yang mempunyai tipe dasar koleris. Sehingga, sifat melankolis yang cenderung lunak, bisa di selaraskan dengan sifat koleris yang tegas dan kuat di kepemimpinan. Ehm..sepertinya, begitulah gambaran pendamping yang aku inginkan ..(hayah…kok jadi ngelantur ke sini bicaranya)

Ok..kembali ke sifat dasar manusia….

Dari 4 watak dasar ini, kita akan mengetahui, bagaimana kita yang sebenarnya. Apakah Seorang Sanguinis yang spontan, lincah, dan periang?. Apakah seorang Melankolis yang penuh pikiran, setia, tekun. Apakah seorang Koleris yang suka petualangan, persuasif, percaya diri. Atau seorang Phlegmatis yang ramah, sabar, Atau bahkan kita adalah perpaduan dari secara keseluruhan sifat2 di atas. Subhanallah, Allah memang maha kreatif dalam meng-create keunikan dalam diri setiap makhluk ciptaannya.

Dari itu semua kita akan mengetahui bagaimana cara terbaik untuk mengoptimalkan anugerah Allah ini, yang akan mendatangkan keselarasan dalam kehidupan kita. Lebih dari itu, begitu kita memahami bagaimana cara mengeluarkan apa yang terbaik dari diri kita, kita akan mendapatkan bahwa orang lain juga kelihatan lebih baik. Dalam sebuah bukunya Florence Littauer menjelaskan : ”Setelah kita tahu siapa diri kita dan mengapa kita bertindak dengan cara seperti yang kita lakukan, kita bisa mulai memahami jiwa kita, meningkatkan kepribadian kita, dan belajar menyesuaikan diri dengan orang lain.”

Kembali tentang aku. Bagaimana aku bisa mengatakan bahwa aku adalah orang yang melankolis sedikit perpaduan phlegmatis? Yuk…kita menelusuri satu-satu 4 sifat dasar manusia ini

1. Kepribadian Melankolis Sempurna ( Introvert – Pemikir – Pesimis )

- Emosi Melankolis Sempurna. Mendalam dan penuh pikiran, analitis, serius dan tekun, cenderung jenius. Berbakat dan kreatif, Artistik atau musical, Filosofis dan puitis, Menghargai keindahan, Perasa terhadap orang lain, Suka berkorban, Penuh kesadaran, Idealis

-. Melankolis Sempurna di Pekerjaan. Berorientasi jadwal, Perfeksionis, standar tinggi, Sadar perincian, Gigih dan cermat, Tertib dan terorganisasi, Teratur dan rapi, Ekonomis, Melihat masalah. Mendapat pemecahan kreatif, Perlu menyelesaikan apa yang dimulai, Suka diagram, grafik, bagan, daftar

- Melankolis Sempurna Sebagai Teman. Hati-hati dalam berteman, Puas tinggal di latar belakang, Menghindari perhatian, Setia dan berbakti, Mau mendengarkan keluhan, Bisa memecahkan masalah orang lain, Sangat memperhatikan orang lain, Terharu oleh air mata penuh belas kasihan, Mencari teman hidup ideal.

- Melankolis Sempurna Sebagai Orang Tua. Menetapkan standar tinggi, Ingin segalanya dilakukan dengan benar, Menjaga rumah selalu rapi, Merapikan barang anak-anak, Mengorbankan keinginan sendiri untuk yang lain, Mendorong intelegensi dan bakat.

2. Kepribadian Phlegmatis Damai ( Introvert – Pengamat - Pesimis )

- Emosi Phlegmatis Damai. Kepribadian rendah hati, Mudah bergaul dan santai, Diam, tenang, dan mampu, Sabar, baik keseimbangannya, Hidup konsisten, Tenang tetapi cerdas, Simpatik dan baik hati. Menyembunyikan emosi, Bahagia menerima kehidupan, Serba guna

- Phlegmatis Damai di Pekerjaan. Cakap dan mantap, Damai dan mudah sepakat, Punya kemampuan administratif, Menjadi penengah masalah, Menghindari konflik, Baik di bawah tekanan, Menemukan cara yang mudah.

- Phlegmatis Damai Sebagai Teman. Mudah diajak bergaul, Menyenangkan, Tidak suka menyinggung, Pendengar yang baik. Selera humor yang menggigit, Suka mengawasi orang, Punya banyak teman, Punya belas kasihan dan perhatian

- Phlegmatis Damai Sebagai Orang Tua. Menjadi orang tua yang baik, Menyediakan waktu bagi anak-anak, Tidak tergesa-gesa, bisa mengambil yang baik dari yang buruk, Tidak mudah marah.

Nah, buat teman-teman yang memiliki ciri-ciri berbeda dengan aku, mungkin kalian berada pada zone di bawah ini. So..come on guys..just let me know, what type you’re

3. Kepribadian Sanguinis Populer ( Ekstrovert – Membicara – Optimis )

- Kekuatan Emosi Sanguinis Populer. Kepribadian yang menarik, suka berbicara, menghidupkan pesta, rasa humor yang hebat, ingatan kuat untuk warna. Secara fisik memukau pendengar, emosional dan demonstratif. Antusias dan ekspresif, Periang dan penuh semangat, Penuh rasa ingin tahu, Baik di panggung, Lugu dan polos, Hidup di masa sekarang, Mudah diubah, Berhati tulus, Selalu kekanak-kanakan.

- Sanguinis Populer di Pekerjaan. Sukarelawan untuk tugas, Memikirkan kegiatan baru, Tampak hebat di permukaan, Kreatif dan inovatif, Punya energi dan antusiasme, Mulai dengan cara cemerlang, Mengilhami orang lain untuk ikut, Mempesona orang lain untuk bekerja

- Sanguinis Populer Sebagai Teman. Mudah berteman, Mencintai orang, senang akan dipuji, Selalu tampak menyenangkan, sering dicemburui orang lain, bukan pendendam, cepat minta maaf, mencegah saat membosankan, dan suka kegiatan spontan.

- Sanguinis Populer Sebagai Orang Tua. Membuat rumah menyenangkan, Disukai teman anak-anak, mensikapi musibah dengan tenang, atau menjadikannya menjadi humor.

4. Kepribadian Koleris Kuat ( Ekstrovert – Pelaku – Optimis )

- Emosi Koleris Kuat. Berbakat pemimpin, dinamis dan aktif, sangat memerlukan perubahan, harus memperbaiki kesalahan, Berkemauan kuat dan tegas. Tidak emosional bertindak, tidak mudah patah semangat, bebas dan mandiri. Memancarkan keyakinan, bisa menjalankan apa saja.

- Koleris Kuat di Pekerjaan. Berorientasi target, melihat seluruh gambaran secara objektif, terorganisasi dengan baik, mencari pemecahan praktis, bergerak cepat untuk bertindak, mendelegasikan pekerjaan, menekankan pada hasil, membuat target, merangsang kegiatan, berkembang karena saingan.

- Koleris Kuat sebagai teman. Tipe orang yang tidak terlalu membutuhkan teman, mau bekerja untuk kegiatan, senang dan tertarik memimpin dan mengorganisasi. Biasanya selalu benar, unggul dan menonjol dalam keadaan darurat.

- Koleris Kuat sebagai Orang Tua. Memberikan kepemimpinan kuat. Menetapkan tujuan, Memotivasi keluarga untuk kelompok, mengetahui jawaban yang benar,dan pandai mengorganisasi rumah tangga.

Jadi?? Bagaimana dengan kamu teman?

Posted by Ida Latifa Hanum :: 11:20 :: 1 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------
Bagaimana Seharusnya Marah?

"Kalau Ida gak bisa marah, jangan pura2 marah.." Biuhhhh, aku dibilang pura-pura marah???. Padahal saat itu aku lagi sebel sama orang itu. sebelllll banget. Pengen marah, Pengen berteriak di telinganya "Aku ini lagi marah sama kamuuuuu, tau ga sehhhh ...!!" . Tapi gak ngerti gimana caranya.

Sejujurnya, aku memang orangnya gak bisa marah. Amarahku biasanya aku ungkapin dengan aksi diam....alias ngambek (he..he..sama juga dengan marah ya ),nangis, atau separah-parahnya, aku memilih lebih berhati-hati dan sebisa mungkin menjaga jarak dengan orang-orang yang berpotensi menimbulkan konflik. Itu pun ga bisa lama. Kalau orang yang bikin marah itu sudah mulai "baik-baikin" plus dengan gaya gaya candaannya ...mulai deh... luluh .

Kadang aku sendiri juga bingung dengan sifatku yang satu ini. Sebenarnya ini bagian dari sisi baikku atau kelemahanku?. Belum lagi kalau berhadapan dengan orang yang tipe "gengsi" mengucapkan kata maaf. Bagi orang seperti ini dengan "baik-baikin" sudah menjadi bagian dari permintaan maaf. Makin ga bisa deh untuk berkata-kata.

Padahal saat itu sebenarnya aku pengen banget marah..pengen memaki, pengen jelasin semuanya. Tapi kenapa semua jadi susah??? Apalagi kalau orang yang membikin naik tekanan darah ini sudah mengeluarkan jurus "sudah-sudah, ga usah di bahas lagi, itu kan kemarin.." Duhhh..padahal aku merasa masalah itu belum selesai..pengen membela diri .

Memang aku punya alasan. yang pertama aku takut sekali kata-kataku melukai perasaan orang lain. Karena biasanya, pada saat emosi, orang cenderung menggunakan kata-kata yang menusuk hati lawan bicaranya. Alasan kedua, aku jauh akan lebih menyesal apabila kata-kataku menyakiti hati orang lain, jadi menurutku lebih baik mengalah. Dan yang ketiga, aku merasa takut, jika amarah terus aku pendam, empatiku akan sedikit demi sedikit memudar. Duhh..jangan sampai deh kayaknya untuk urusan yang satu ini.

Tapi di sisi lain, kadang aku marasa sifat lunakku ini menjadi sesuatu yang diabaikan oleh orang lain. Dalam artian.."ah, Ida ga bakalan marah deh, paling marah bentar juga udah reda lagi" . Plus kejahilan-kejahilan yang mereka rencanakan.

Aku teringat kata-kata seorang teman ketika mendapati aku dalam keadaan seperti ini. " Ada saatnya kita harus tegas, garang seperti ksatria saat di medan perang, tapi ada saatnya juga kita pun perlu meneteskan air mata, dan meluluhkan hati. Tidak mudah memang Ida, untuk menjadikan diri kita pribadi yang tangguh"

Hiks, sepertinya seperti itulah yang aku rasakan saat ini. Apakah dengan sifat-sifatku seperti ini aku berada dalam daftar orang-orang tidak tegas?? entahlah..aku sendiri bingung menilai diriku

Posted by Ida Latifa Hanum :: 11:18 :: 1 Comments:

Post a Comment

---------------------------------------